Teks Artikel : Karakter, Kaidah Kebahasaan, Struktur Artikel



Fungsi Artikel

Berdasarkan isinya, artikel merupakan teks yang membahas suatu topik tertentu, seperti sosial ekonomi, agama, politik, hukum, bahasa, sastra, atau budaya. Dengan memahami teks seperti itu, seseorang dapat memperoleh wawasan yang luas dan mendalam. Hal ini terkait dengan penulisnya yang merupakan seorang pakar, yakni orang yang menguasai topik yang dibahasnya secara mendalam.

Artikel juga mengandung sejumlah fakta dan opini yang dapat memperluas pemahaman pembacanya secara lebih utuh. Berikut penjelasan mengenai fakta dan opini yang digunakan dalam artikel

a. Fakta merupakan pernyataan yang menggambarkan suatu kenyataan secara apa adanya.

Contoh:

Dilansir dari laman WHO, pandemi virus corona hingga saat ini telah mencapai lebih dari 334 ribu kasus di seluruh dunia.

Pernyataan itu merupakan fakta karena dalam kenyataannya pandemi virus corona memang sudah mencapai 334 ribu kasus di seluruh dunia sesuai data WHO.

b. Opini merupakan pernyataan yang mengungkapkan hasil pemikiran, pandangan, perkiraan, sanggahan, dan sejenisnya tentang suatu fakta.

Contoh:

Pandemi virus Covid-19 ini menyebabkan adaptasi besar-besaran pada seluruh sektor, termasuk pendidikan.

Pernyataan tersebut mungkin saja benar dan mungkin pula salah. Tanggapan dari pengamat yang satu mungkin akan berbeda dengan pengamat yang lainnya.

Dalam artikel, fakta berfungsi untuk memperkuat atau membuktikan suatu opini sehingga pembaca menjadi lebih meyakini kebenaran yang disampaikan penulis

Contoh

(1)Persoalan-persoalan yang ditinggalkan Menteri Anies dan juga menteri-menteri sebelumnya dalam persoalan kualitas guru dan mutu pendidikan Indonesia secara keseluruhan sangat memprihatinkan. (2) Halini mengingat mutu pendidikan Indonesia masih tertinggal oleh negara tetangga seperti, Singapura, Malaysia, dan Filipina. (3) Menurut penelitian Programme for International Study Assessment (PISA) 2012, Indonesia berada pada posisi terbawah kedua dari 65 negara yang diteliti dalam hal pencapaian mutu pendidikan. (4) Berdasarkan penelitian tersebut dan juga dengan melihat fakta-fakta di lapangan bahwa memang ada sesuatu yang keliru dalam sistem pendidikan di Indonesia. (5) Padahal, pendidikan merupakan unsur terpenting di dalam upaya pembentukan generasi serta kemajuan kehidupan berbangsa yang lebih baik.

Dalam cuplikan teks tersebut, kalimat (1) dan (5) merupakan opini. Adapun kalimat (2), (3), dan (4) berfungsi untuk menguatkan kebenaran pernyataan opini tersebut dengan tujuan pembaca meyakini ataupun menyetujui opini tersebut.

Kaidah Kebahasaan Artikel

Berikut adalah kaidah kebahasaan teks artikel.

a.Kata Baku

Ciri-ciri kata baku: tidak dipengaruhi bahasa daerah, tidak dipengaruhi bahasa asing, bukan merupakan ragam percakapan, dan penulisannya sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia

b.Makna Lugas atau makna denotatif

Artikel juga ditandai oleh penggunaan kata-kata yang bermakna lugas atau makna denotasi, yakni makna kata yang apa adanya, sesuai dengan makna asalnya;

c.Makna konotatif

Makna konotatif dikenal pula makna kias, yakni makna yang berdasarkan perasaan  atau pikiran  seseorang.  Artikel  haruslah  terhindar  dari penggunaan kata-kata konotatif. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari munculnya perbedaan makna ataupun tanggapan antara pembaca yang satu dengan yang lainnya.

d.Istilah

Dalam artikel juga ditemukan penggunaan istilah, terutama yang berkaitan dengan topiknya. Istilah adalah kata atau kelompok kata yang pemakaiannya terbatas pada bidang tertentu. Untuk lebih jelasnya, perhatikan penggalan wacana berikut.

e.Kata Kerja Mental

Artikel merupakan penuangan hasil pemikiran dan pendapat-pendapat, di dalamnya banyak dijumpai kata kerja mental, seperti menganggap, mementingkan, mengulas, memikirkan, membutuhkan.

f.Kata Bermakna Merujuk

Teks artikel juga banyak mengungkapkan referensi dari sumber-sumber tertentu yang mungkin dikutip oleh penulis untuk menguatkan pendapat penulis itu sendiri. Oleh karena itu, kata-kata yang bermakna "merujuk" banyak pula digunakan di dalamnya. Kata-kata yang digunakan misalnya, menurut, menunjukkan berdasarkan.

g.Kalimat retoris

Kalaimat retoris yakni pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban

Struktur Artikel

a.Pengenalan isu, yakni berupa permasalahan; mungkin juga fenomena atau peristiwa aktual.

b.Rangkaian argumentasi berupa pendapat atau opini penulis terkait dengan isi ataupun topik yang dibahasanya. Bagian ini dilengkapai pula oleh sejumlah teori pendukung dan fakta, baik yang diperoleh penuis melalui hasil pengamatan, wawancara, ataupun daari sumber-sumber tertentu.

c.Penegasan kembali atas pembahasan sebelumnya. Bagian ini bisa pula disertai solusi, harapan, ataupun saran-saran.

Tidak ada komentar untuk "Teks Artikel : Karakter, Kaidah Kebahasaan, Struktur Artikel"