Mengonstruksi Teks Artikel



Dengan memperhatikan kembali isi, struktur, dan kebahasaan teks artikel pada bahan bacaan sebeumnya. Berikut merupakan tahapan mengonstruksi teks artikel yang dapat kalian pedomani.

Menentukan Topik

Topik merupakan ide pokok yang mendasari keberadaan suatu teks. Topik tersebut sebaiknya berhubungan dengan peristiwa-peristiwa aktual dan cukup dipahami oleh penulis. Contoh: masalah hukum, politik, ekonomi, lingkungan hidup.

Mengenali Karakter Media Massa

Seseorang yang ingin menulis artikel harus paham bahwa media yang ia tuju adalah media yang dibaca oleh banyak orang. Dengan demikian, ia harus bisa membuat artikel yang bisa mudah dimengerti oleh semua kalangan pembaca.

Mengutamakan Etos Kerja

Menulis artikel memerlukan sebuah ketekunan. Meskipun berkali-kali tidak dimuat, kita tidak boleh mundur. Kita tidak boleh bosan untuk terus berkarya

Untuk bisa menjadi besar, seseorang harus mengawalinya dengan langkah kecil.

Menyusun Opini Menjadi Artikel

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyusun opini.

Relevan atau Diperkuat Fakta: opini yang diperkuat fakta yang relevan akan meyakinkan pembaca.
Contoh:

Opini "prestasi para siswa di SMAN 1 itu mengalami peningkatan”. Opini itu harus ditunjang oleh fakta berupa nilai rata-rata para siswanya yang lebih tinggi, prestasi yang diraih pada setiap perlombaan dibandingkan tahun sebelumnya.

Opini harus logis agar dapat dipahami oleh pembaca.

Contoh:

"pelaku penghinaan terhadap orang lain tidak boleh dituntut di pengadilan agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga". Opini tersebut tidak logis karena jika tidak diadili, keadaan itu justru meresahkan masyarakat dan akan mengancam persatuan serta kesatuan.

Opini harus Jelas: ketidakjelasan opini dapat disebabkan oleh bertumpuknya gagasan yang ada di dalam sebuah pernyataan. 

Contoh:

"Selain persoalan penataan sistem organisasi dan birokrasi, ada sejumlah persoalan yang harus mendapat perhatian khusus dari Mendikbud baru yang terkait persoalan pengelolaan UU dan peningkatan kualifikasinya". Opini tersebut tidak jelas karena memiliki gagasan yang bertumpuk.

Apabila opini beserta fakta-faktanya sudah disiapkan dengan baik, langkah selanjutnya adalah mengembangkan ide-ide tersebut secara konkret dan spesifik dengan memperhatikan struktur teks artikel: pengungkapan isu, pemaparan argumen, dan penyataan ulang.

Langkah-langkah Menulis ArtikelMenurut versi DePorter dan Mike Hernacki (Rosidi, 2009: 14) langkah langkah dalam menulis (artikel) ada tujuh, yaitu persiapan, draf kasar, berbagi, memperbaiki, penyuntingan, penulisan kembali, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, semua ide dikelompokkan dan ditulis cepat. Sementara itu, pada draf kasar, gagasan dieksplorasi dan dikembangkan. Pada tahap berbagi, ada umpan balik dari pembaca yang selanjutnya diperbaiki dalam tahap memperbaiki. Pada tahap penyuntingan, penulis memperbaiki semua kesalahan kebahasaan. Pada tahap penulisan kembali, penulis memasukkan ide baru dan mengubah penyuntingan. Pada tahap evaluasi, merupakan tahap pemeriksaan untuk memastikan bahwa penulis telah menyelesaikan penuangan ide-ide yang direncanakan dan yang ingin disampaikan. Walaupun ini merupakan proses yang terus berlangsung, tahap ini menandai berakhirnya kegiatan menulis


Tidak ada komentar untuk " Mengonstruksi Teks Artikel"