Menganalisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

1.   Menganalisis struktur Teks editorial

Secara umum struktur yang menyusun teks editorial/opini sama dengan struktur yang telah membangun teks eksposisi, seperti berikut ini.

a.   Pernyataan pendapat (tesis)

Bagian berisi sudut pandang penulis mengenai masalah yang dibahas. Biasanya sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen.

b.   Argumentasi

Alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis, walau secara umum argumentasi diartikan untuk menolak suatu pendapat. Argumen bisa berbentuk pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya.

c.   Penyataan/Penegasan Ulang Pendapat (Reiteration)

Bagian berisi penegasan ulang pendapat yang didorong oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan. Pernyataan atau penegasan ulang pendapat ada di bagian akhir teks.

2.   Menganalisis Kaidah Kabahasaan Teks Editorial

Kaidah kebahasaan merupakan suatu aturan dan ketentuan cara menggunakan bahasa, baik secara lisan maupun tulisan. Berikut ini penjelasan enam bagian dari kaidah kebahasaan teks editorial

a.   Adverbia, merupakan kata keterangan yang ada dalam teks editorial. Biasanya yang sering muncul dalam teks editorial adalah adverbia frekuentatif. Adverbia frekuentatif yang menggambarkan makna berhubungan dengan tingkat kekerapan terjadinya sesuatu yang diterangkan adverbia itu. Contohnya seperti kata-kata selalu, biasanya, sering, kadang-kadang, jarang, sebagian besar waktu.

b.   Konjungsi, merupakan kata penghubung. Biasanya banyak ditemukan konjungsi antarkalimat, seperti bahkan, malahan, dan sesungguhnya.

c.   Verba material, merupakan kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa. Contohnya membaca, menulis, dan memukul.

d.   Verba relasional, merupakan kata kerja yang menunjukkan hubungan intensitas (pengertian A adalah B), dan milik (mengandung pengertian A mempunyai B)

e.   Verba mental, merupakan kata kerja yang menerapkan persepsi (melihat, merasa), afeksi (suka, khawatir) dan kognisi (berpikir,mengerti)

            f.  Kosa Kata, merupakan kata yang berfungsi untuk perbendaharaan kata. Biasanya kata yang                 digunakan untuk teks mempunyai karakteristik tersendiri.

Tidak ada komentar untuk "Menganalisis Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial"